Pengumuman

Pemkab Mandailing Natal Resmi Gelar Lomba Inovasi Daerah 2026, Dorong Transformasi Pelayanan Melalui Platform "Baginda Madina"

Oleh: Bidang Riset dan Inovasi Bapperida Kabupaten Mandailing Natal |
Bagikan:
Gambar Berita

MANDAILING NATAL — Dalam upaya mempercepat transformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di era digitalisasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) secara resmi membuka pendaftaran Lomba Inovasi Daerah Tahun 2026.

Tahun ini, ajang kompetisi tersebut mengusung tema besar: "Akselerasi Pemerintahan Inovatif menuju Pembangunan yang Inklusif dan Berkelanjutan untuk Madina Maju dan Madani."

Tema inovasi ini diangkat karena selaras dan merupakan perwujudan langsung dari visi Kepala Daerah. Pemilihan tema ini menjadi komitmen kuat pemerintah daerah untuk memacu semangat seluruh instansi dalam menciptakan terobosan-terobosan baru yang aplikatif dan efisien. Fokus utamanya adalah memastikan setiap inovasi yang lahir mampu mendorong percepatan pembangunan yang inklusif—menyentuh seluruh lapisan masyarakat—dan memiliki dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan warga Mandailing Natal.

Pelaksanaan lomba ini merupakan tindak lanjut strategis dari Surat Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal Nomor: 000.7/2391/BPRI/2026 tertanggal 24 Agustus 2026 tentang Lomba Inovasi Daerah Tahun 2026.


Mengenal "Baginda Madina": Ekosistem Digital Inovasi Daerah
Berbeda dengan penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya, penjaringan dan penilaian karya inovasi tahun 2026 ini dipusatkan sepenuhnya melalui sebuah platform pintar inovasi kelolaan Bapperida yang diberi nama BAGINDA MADINA.

Apa itu Baginda Madina?
Secara harfiah, BAGINDA MADINA merupakan akronim dari Bagas Data Inovasi Daerah Kabupaten Mandailing Natal. Kata "Bagas" sendiri diambil dari bahasa daerah Mandailing yang bermakna "Rumah". Oleh karena itu, platform ini difilosofikan sebagai "Rumah Besar" yang menampung seluruh ide, gagasan, dan rekam jejak inovasi dari penjuru kabupaten.

Lebih dari sekadar aplikasi pendaftaran, Baginda Madina memiliki peran dan fungsi strategis sebagai berikut:


• Pusat Integrasi Data (Database): Menyimpan rekam jejak seluruh inovasi daerah secara digital agar tidak tercecer dan mudah diakses kembali untuk studi tiru antar-instansi.

• Sistem Pelaporan Mandiri (Paperless): Memudahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan instansi dalam melaporkan inovasi tanpa harus mencetak dokumen fisik yang tebal.

• Instrumen Monitoring dan Evaluasi: Memungkinkan tim Bapperida dan dewan juri untuk melacak progres kematangan inovasi, menilai indikator kinerja, serta memberikan umpan balik secara real-time.

Kategori Lomba dan Tiket Menuju Kancah Nasional
Untuk memastikan penilaian berjalan adil dan proporsional sesuai dengan bidang tugas masing-masing, Bapperida mengklasifikasikan peserta lomba tahun ini ke dalam tiga kategori utama, yaitu:

1. Kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kecamatan – Berfokus pada inovasi tata kelola pemerintahan, administrasi, dan layanan masyarakat umum.
2. Kategori UPTD Dinas Kesehatan dan Puskesmas – Berfokus pada inovasi pelayanan medis, kesehatan masyarakat, dan percepatan penanganan isu kesehatan lokal.
3. Kategori UPTD Dinas Pendidikan dan Sekolah – Berfokus pada inovasi metode pembelajaran, literasi digital, serta tata kelola manajemen sekolah.
Ajang ini bukan sekadar wadah kompetisi lokal. Bapperida merancang lomba ini sebagai "kawah candradimuka" sekaligus langkah awal kurasi. Inovasi-inovasi terbaik dan teruji dari Mandailing Natal nantinya akan dikirim sebagai perwakilan resmi daerah untuk berlaga di kompetisi tingkat Provinsi Sumatera Utara, hingga menuju panggung nasional seperti ajang Innovative Government Award (IGA) yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI.

Proses Pendaftaran dan Tata Cara Kepesertaan
Bagi instansi yang siap mengharumkan nama unit kerjanya, masa pendaftaran Lomba Inovasi Daerah 2026 telah resmi dibuka mulai 25 Agustus hingga 22 September 2026.

Berikut adalah alur pendaftaran yang harus diperhatikan oleh peserta:


• Akses Portal Utama: Seluruh pendaftaran dilakukan secara daring (online) penuh melalui portal resmi Baginda Madina di tautan https://baginda.madina.go.id/index.php.
• Pembuatan Akun: Instansi peserta diwajibkan memiliki akun akses terlebih dahulu dengan mengisi formulir registrasi yang disiapkan panitia di tautan: https://forms.gle/3ARC9G5oXTw2h19f9.
• Unduh Panduan: Peserta sangat dianjurkan untuk mempelajari Petunjuk Teknis (Juknis) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) pendaftaran yang dapat diakses melalui pindaian barcode pada pamflet resmi atau langsung mengunduhnya di tautan penyimpanan awan berikut: https://drive.google.com/drive/folders/1jkGFe2DgNj0-HDOVszm-5faGYdeI9A6h?usp=sharing.
Pusat Layanan Informasi
Pemkab menyadari bahwa adaptasi pada platform baru mungkin membutuhkan bimbingan. Oleh karena itu, Bapperida Mandailing Natal menyediakan layanan bantuan (helpdesk) dan pendampingan teknis. Peserta yang mengalami kendala dapat langsung menghubungi narahubung resmi Sdr. Tri Utomo, S.P.WK melalui nomor WhatsApp/Telepon di 0813-6096-9833.
Melalui Lomba Inovasi Daerah dengan tema akselerasi pembangunan ini, serta ditopang oleh optimalisasi platform Baginda Madina, diharapkan seluruh elemen birokrasi dapat bekerja lebih adaptif, solutif, dan berdampak nyata bagi masyarakat demi terwujudnya visi Madina Maju dan Madani.

Dokumen Terlampir

Unduh Dokumen